GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita
Beranda » Berita » Kunjungi UPTD Pendapatan Wilayah Sumba Timur, Gubernur NTT Dorong Optimalisasi Pendapatan Daerah

Kunjungi UPTD Pendapatan Wilayah Sumba Timur, Gubernur NTT Dorong Optimalisasi Pendapatan Daerah

KORANINFOKINI.COM, SUMTIM – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, mengawali kunjungan kerjanya di Pulau Sumba dengan meninjau UPTD Pendapatan Daerah Wilayah Sumba Timur pada Sabtu 13 September 2025. Pada peninjauan tersebut, dilaksanakan dialog dalam upaya optimalisasi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sebelumnya, kehadiran Gubernur Melki disambut langsung oleh Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, Wakil Bupati Yonathan Hani, jajaran Forkopimda, serta unsur Pemerintah Kabupaten Sumba Timur di Bandara Umbu Mehang Kunda.

Dalam laporannya, Kepala UPTD Pendapatan Daerah Wilayah Sumba Timur, Oktavianus Mare, menjelaskan bahwa berbagai langkah telah ditempuh untuk meningkatkan PAD. Program tersebut meliputi Samsat Keliling, edukasi pajak kendaraan bermotor, serta kerja sama dengan tokoh agama, Jasa Raharja, Bank NTT, dan kepolisian.

Namun demikian, Oktavianus juga menyoroti kendala yang masih dihadapi, yakni kondisi gedung Samsat yang belum layak serta tingkat kepatuhan wajib pajak yang masih tergolong rendah.

Sementara itu, Kepala UPTD PPTP Dinas Perhubungan Provinsi NTT, Nggala Hamba Dima, melaporkan keterbatasan fasilitas kantor dan kendaraan operasional yang menghambat kelancaran pelayanan. Dari sisi kehutanan, Plt. UPTD KPH Wilayah Sumba Timur, Osra Oetpah Sumba Timur menekankan pihaknya melakukan sejumlah program dalam rangka pencegahan kebakaran hutan dan pemberdayaan kelompok tani hutan untuk mengembangkan hasil hutan bukan kayu, seperti minyak atsiri.

Polres Sumba Timur Segera Tetapkan Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Taman Nasional Matalawa

Menanggapi berbagai laporan tersebut, Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa optimalisasi PAD menjadi kunci untuk memperkuat pembangunan daerah, tanpa harus membebani masyarakat dengan kenaikan tarif pajak.

“Kita harus memastikan penerimaan yang ada dikelola secara transparan, adaptif, dan maksimal. Dengan pendapatan yang optimal, pemerintah dapat menyediakan sarana prasarana dan fasilitas pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat,” ujar Gubernur.

Gubernur juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat pelayanan publik dan memastikan penerimaan daerah benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, turut mendukung arahan Gubernur NTT. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumba Timur untuk terus bersinergi dengan jajaran UPTD dalam meningkatkan PAD serta memperkuat pelayanan publik.

“Kami selalu siap bekerja sama secara erat dengan UPTD agar potensi yang ada benar-benar memberikan kontribusi maksimal bagi pembangunan daerah,” tegasnya.

Hilangkan Uang Rp 22,8 Juta untuk Pengurusan Dokumen Kendaraan Bumdes, Ketua Bumdes Desa Lamadale Minta Oknum Polisi Kembalikan

Turut hadir mendampingi Gubernur NTT yakni Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda NTT, Flouri Rita Wuisan, Kepala BPAD Provinsi NTT, Alexon Lumba, Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda NTT, Selfi H. Nange, Kadis Nakertrans Provinsi NTT, Sylvia R. Peku Djawang, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan, Joaz Oemboe Wanda, serta Kadis Perindustrian dan Perdagangan, Zeth Sonny Libing.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *