KORANINFOKINI.COM, ATAMBUA – Upaya mengantisipasi gangguan pada kegiatan Ajang balap sepeda Tour de Entete, polsek Tasifeto Barat polres Belu Polda NTT mengimbau kepada masyarakat agar mengkandangkan binatang pemeliharaan.
“Sasaran Himbaun kepada warga Masyarakat Desa Naekasa, Desa Bakustulama, Desa Naitimu dan Desa Rinbesihat. Tujuannya agar memastikan warga masyarakat Mengkandangkan Binatang Sehingga tidak Mengganggu kegiatan Balap Sepeda Tour De Entete,” ungkap Ps kapolsek Tasifeto Barat Ipda Makxi Disyon I Ninu, Kamis 11 September 2025.
Kapolsek Tasbar bersama Wakapolsek dan Bhabinkamtibmas terus berkoordinasi dengan Aparat Desa Naekasa untuk membantu menghimbau kepada Masyarakat di wilayah tempat yang dilalui para peserta tour de EnTeTe.
“Selain menghimbau, kita juga menginstruksikan setiap sekretaris Desa membuat surat untuk Melibatkan Anggota Linmas Desa Naekasa sebanyak 40 orang dan akan disebarkan di 24 Titik Sampai Daerah Kimbana,” katanya.
Untuk diketahui, sebanyak 16 tim dari 13 negara ikut dalam Tour de Entete. Mereka berasal dari Filipina, Malaysia, Australia, Inggris, Belanda, Iran, Mesir, Slovenia, Afrika Selatan, Aljazair, Perancis, China, dan Indonesia. Secara keseluruhan ada 80 pebalap yang ikut serta.
Para pebalap memulai balapan dari depan Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) dan berhenti di Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara. Lepas dari titik start sekitar pukul 09.00 waktu setempat (WIT) pada Rabu 10 Sept. 2025.


Komentar