KORANINFOKINI.COM, JAKARTA –
Persaudaraan Keluarga Besar Naibenu JABODETABEK (PKBNJ) menggelar sosialisasi BPJS Kesehatan, Minggu 7 September 2025.
Untuk diketahui, Persaudaraan Keluarga Besar Naibenu JABODETABEK (PKBNJ) adalah Kumpulan perantau dari 10 zona wilayah Naibenu di Kabupaten Timor Tengah Utara Propinsi NTT yang saat ini mengais rejeki di Ibu Kota Indonesia.
Sekjen PKBNJ Kristianus Salu, mengatakan tujuan perkumpulan ini jelas visinya terkait dengan bagaimana sesama anggota saling mendukung dalam hal suka maupun duka.
“Karena bahwasannya faktor suka dan duka ini sangat melekat dengan kehidupan sebuah Masyarakat sosial yang tidak bisa dihindari, apalagi di hilangkan sesama perantau,” ungkap Kris Salu.
Dijelaskan Salu, sesuai pengalamanan para senior yang merantau pertama di Jakarta di atas 10 tahun sering menemukan masalah-masalah sosial yang dihadapi sesama perantau hingga saat ini dan tidak kunjung selesai adalah masalah Jaminan Kesehatan bagi sesam perantauan.
“Faktor penyebanya macam-macam, baik teknis maupun non teknis. Misalnya soal pemahaman, prosedur, dan manfaat jadi perserta maupun terdapat ketidakpatuhan perusahan-perusahaa yang diskriminasitif soal jaminan kesehatan bagi karyawan. Fenomena-fenomena ini kemudian diangkat sebagai isu di internal Managament PKBNJ atau keluhan anggota yang mengharapkan PKBNJ sebagai jawaban atas keluhan atau kendala anggota sekaligus sebagai meting of poin yang harus dieksekusi dalam program kerja organisasi PKBNJ tahun 2025,” jelas mantan siswa SMAK Surya Atambua ini.
Dikatakan Kris, pada bulan agustus 2025 dirinya sebagai Sekjen PKBNJ menindaklajuti keluhan-keluhan anggota dan bertemu dengan pimpinan kantor cabang BPJS Kesehatan Rawamangun Jakarta Timur menyampaikan fenomena-fenomena yang disebutkan diatas sekaligus mengundang tim sosiasilasi dari kantor cabang BPJS Kesehatan Rawamangun Jakarta Timur kepada semua anggota PKBNJ.
“Akhirnya per 07 September 2025 permohonan sossialiasai didisposisi dan dilaksanakan,” kata Kris Salu, pria berdarah kabupaten TTU itu.
Ia melihat anggota begitu antusias dan semangat dalam kegiatan ini.
“Saya yakin bahwa ini Adalah jawaban dari apa yang Kawan-kawan selama ini keluhkan. Dengan adanya kegiatan sosialisasi BPJS ini anggota dapat mengerti bagaimana cara membuat BPJS mandiri ataupun non mandiri,” tegas Kris Salu.
Sosialisasi BPJS, lanjut Kris Salu bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Program Jaminan Kesehatan Nasional yang dikelola oleh BPJS Kesehatan.
Ketua Umum PKBNJ Alexander Teme saat membuka kegiatan sosialisasi mengharapkan agar para perantau di Rantau Jabodetabek memahami manfaat, prosedur, dan kewajiban sebagai peserta.
Sementara, Wahyudi Fallah selaku Narasumber semua anggota Persaudaraan Keluarga Besar Naibenu Jabodetabek mempunyai BPJS Kesehatan agar bisa mempunyai jaminan jesehatan apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.


Komentar