KORANINFOKINI.COM, LEMBATA – Pemerintah daerah kabupaten Lembata mendorong percepatan pembangunan dan operasional SPBU 51 Merdeka kecamatan Lebatukan.
“Sebagai langkah strategis, Pemerintah Kabupaten Lembata mendorong percepatan pembangunan dan operasional SPBU 51,” ungkap bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq saat rapat pembahasan permasalahan pelayanan dan penyaluran BBM subsidi di Kabupaten Lembata bersama PT Pertamina Patra Niaga Fuel Maumere bertempat di Rumah Jabatan Bupati Lembata, Sabtu 21 Februari 2026.
Dikatakan bupati Kanis, kehadiran SPBU 51 Merdeka diharapkan menjadi standar pelayanan sesuai SOP Pertamina.
“Sekaligus menjadi instrumen kontrol untuk meningkatkan kedisiplinan SPBU lainnya,” katanya.
Bupati Kanie menegaskan, apabila SPBU 51 telah beroperasi, pemerintah daerah tidak akan ragu memberikan teguran keras hingga sanksi pemblokiran sementara terhadap SPBU yang tidak tertib dan melanggar ketentuan.
“Dinas terkait juga diminta lebih proaktif dalam melakukan pengawasan agar berbagai persoalan dalam sistem pelayanan BBM tidak terus berulang,” pinta mantan kadis pertanian Lembata ini.
“Rapat ini menjadi komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Lembata dan pihak Pertamina untuk menghadirkan sistem distribusi BBM yang lebih tertib, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” tutupnya.
Untuk diketahui, turut hadir dalam rapat tersebut, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Quintus Irenius Suciadi, S.H., M.Si., Plt. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Donatus Boli, AKS., M.Si., Asisten III Bidang Administrasi Umum, Yohanes Berchmans Daniel Dai, S.IP., serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Sementara bertindak sebagai pemimpin rapat sekretaris daerah Paskalis Ola Tapobali.


Komentar