KORANINFOKINI.COM, LEMBATA – Kapolres Lembata polda NTT, AKBP Nanang Wahyudi, S.Psi.,M.Psi, Psikolog memimpin kegiatan penanaman jagung serentak kuartal ke 4.
Kegiatan penanaman jagung kuartal ke 4 bertempat, tepatnya di belakang kantor kepolisian resort Lembata, Rabu 8 Oktober 2025.
Pantauan media ini, kegiatan penanaman jagung serentak kuartal ke 4 dihadiri asisten 3 setda Lembata, Berkmans Dai Wutun, perwakilan pengadilan Negeri Lembata, Danramil 03 Lewoleba, perwakilan kelompok petani dan undangan lainnya.
Turut hadir mendampingi kapolres Lembata, wakapolres Kompol I Gede Sucitra,S.H, kabag OPS AKP Markus Subang, kabag SDM AKP Jhon Suhardi, kasat samapta AKP Dionisius Emanuel, kasat Binmas AKP Aloysius Langoday, kabag Logistik AKP Abdul Malik, kasat ResNarkoba, IPTU Tony Abraham, kasat Lantas IPTU Januardana Rambi, kasat intelkam IPTU Ahmad AP dan beberapa PJU polres.
Kegiatan penanaman jagung serentak kuartal ke 4 di polres Lembata diawali dengan Zoom terpusat dengan mabes polri terkait dengan penanaman jagung kuartal ke 4 yang dihadiri wapres Gibran Rakabuming Raka, kapolri Listyo Sigit Prabowo, menteri pertanian dan pejabat negara lainnya.
Kapolres Lembata, AKBP Nanang Wahyudi, S.Psi.,M.Psi, Psikolog kepada koraninfokini menjelaskan hari ini polres Lembata melalukan penanaman serentak di 15 lokasi dengan luas total 59 hektar.
“Kita menanam jagung program pak kapolda dengan benih sekitar 850 kg untuk memenuhi 59 hektar,” jelas kapolres Nanang tegas.
“Tadi kita melaksanakan penanaman di belakang polres sekitar 1 Ha dan yang 50 Ha lagi di beberapa kecamatan yang dilaksanakan oleh para kapolsek, kapolsubsektor, bhabinkamtibmas dan kelompok petani,” sambung orang nomor satu di Res Lembata ini.

Ia berharap dengan penanaman hari ini, dalam waktu 3 bulan ke depan dapat memanen jagung program pak kapolda NTT untuk mendukung program nasional yaitu ketahanan pangan melalui penanaman jagung yaitu jagung nasional maupun jagung polda NTT.
Sementara, kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam sambutan melalui zoom meteeng mengatakan, dalam mendukung program ketahanan pangan, polri telah melaksanakan berbagai inovasi.
“Salah satunya pemanfaatan bibit unggul hibrida P27 guna meningkatkan hasil panen,” ucapnya.
Saat ini juga, lanjutnya, polri terus melakukan inovasi dengan bekerja sama dengan berbagai universitas dan salah satunya unibersitas sriwijaya untuk mengolah tanaman eceng gondok menjadi pupuk organik.
“Pupuk ini memiliki kandungan yang sangat baik serta bernilai ekonomis tinggi,” beber kapolri.
Wapres Gibran Rakabuming Raka mengatakan, untuk memastikan visi misi presiden bisa berjalan dengan baik, salah satunya ketahanan pangan.
“Saya ingin sampaikan bahwa cara-cara kerja seperti ini harus kita teruskan, tambahkan lagi untuk mewujudkan cita-cita bapa presiden yaitu swasembada pangan. Kerja bersama, kerja keroyokan, kerja kolaboratif terutama lintas sektor, lintas instansi. Terima kasih kepada kita semua yang telah terlibat atas kerja kerasnya, kontribusinya. Saya berharap dipertahankan,” tutupnya.


Komentar