KORANINFOKINI.COM, LEMBATA – Sebuah tonggak bersejarah bagi dunia pendidikan di Kabupaten Lembata resmi dimulai dengan hadirnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah Walangsawa.
Peresmian sekolah ini berlangsung di Desa Walangsawa dan dihadiri oleh Wakil Bupati Lembata, H. Muhammad Nasir, bersama jajaran pimpinan OPD terkait, Anggota DPRD Lembata, perwakilan Camat Omesuri, Kepala Desa se- kecamatan Omesuri dan Buyasuri, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta pimpinan Muhammadiyah wilayah dan daerah.
Acara berlangsung penuh khidmat dengan prosesi adat, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan Mars Muhammadiyah sebagai simbol kebersamaan dan semangat kebangkitan pendidikan di tanah Lembata.
Dalam laporannya, Kepala SMK Muhammadiyah Walangsawa, Baharudin Bapa, S. Pd menyampaikan bahwa sekolah ini telah siap beroperasi dengan tiga ruang kelas, kantor, serta sarana penunjang lainnya.
“Saat ini, sebanyak 94 siswa telah terdaftar dengan tiga program keahlian, yakni Teknik Otomotif, Desain Komunikasi Visual, dan Teknik Ketenagalistrikan dengan dukungan 20 guru dan 2 tenaga tata usaha,”jelas Baharudin.
Ia mengatakan kedepan SMK Muhammadiyah Walangsawa berkomitmen untuk menjadi pusat pendidikan vokasi yang unggul, berkualitas, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lembata, Said Kopong, S.Sos., M.Si, menegaskan bahwa berdirinya sekolah ini merupakan amal usaha pertama Muhammadiyah di Kabupaten Lembata.
Kehadiran SMK Muhammadiyah Walangsawa bukan hanya sekedar membuka akses pendidikan, tetapi juga menandai lahirnya sejarah baru bagi Muhammadiyah di daerah ini.
“Kita berharap sekolah ini akan menjadi cikal bakal lahirnya amal usaha lain di bidang-bidang strategis, termasuk di bidang kesehatan,”harap Said Kopong.
Rektor Universitas Muhammadiyah Kupang sekaligus Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah NTT, Prof. Zainur Wula mengapresiasi atas perjuangan mendirikan amal usaha yang tidaklah mudah.
Menurutnya, tahun ini Muhammadiyah di NTT berhasil merumuskan empat amal usaha, salah satunya SMK Muhammadiyah Walangsawa.
Dikatakannya, meskipun pendidikan menjadi prioritas utama, ke depan Muhammadiyah juga akan memberi perhatian besar pada pengembangan amal usaha di bidang kesehatan.
Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, S.Sos, dalam sambutannya menegaskan bahwa pemerintah daerah siap mendukung kehadiran lembaga pendidikan Muhammadiyah ini.
Menurutnya, investasi terbesar yang bisa dilakukan adalah membangun sumber daya manusia yang unggul, cerdas, dan berkarakter.
Kehadiran SMK Muhammadiyah Walangsawa sejalan dengan misi pembangunan Lembata 2025–2029 yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas SDM, pendidikan, dan kesehatan.
“Untuk itu saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan iklim pendidikan yang kondusif sehingga sekolah ini benar-benar mampu melahirkan generasi muda yang kompetitif,”tegas Wabup Lembata Muhammad Nasir Laode.
Acara peresmian ditutup dengan penandatanganan prasasti sebagai tanda dimulainya penggunaan fasilitas pendidikan baru ini dengan berharap SMK Muhammadiyah Walangsawa dapat menjadi kebanggaan masyarakat Lembata sekaligus bagian dari ikhtiar Muhammadiyah dalam melahirkan generasi beriman, berilmu, dan siap menghadapi tantangan zaman.


Komentar