KORANINFOKINI.COM, LEMBATA – Diskoperindag Lembata NTT melakukan tera ulang pompa ukur BBM di SPBU Ama Pia Tanah Merah Ile Ape, Senin 1 Desember 2025.
Kadis koperindag kabupaten Lembata,Wilem Leuweheq mengatakan kegiatan tera ulang pompa ukur BBM yang dilakukan diskoperindag Lembata melalui bidang kemeterologian ini bagian dari menindak lanjuti permintaan pihak SPBU Ama Pia tanah merah.
“Yang terjadi hari ini adalah permintaan tera ulang, pihak SPBU Tanah Merah minta untuk ditera ulang karena ada 2 nosel jenis pertalite bermasalah. 1 noselnya diperbaiki dan satunya ditera ulang karena pihak SPBU merasa ada kerugian. Proses dari nosel ke tangki kendaraan ada selisi sehingga dicurigai ada gangguan di nosel sehingga keluaran minyak lebih dari takaran sesungguhnya,” ungkap kadis Wilem.
Kejadian seperti ini, kata kadis Wilem sering dilakukan.
“Tahun lalu juga kita lakukan tera ulang. Hal yang sama juga dilakukan di Waijarang dan Balauring karena ini kewajiban setiap tahun ditera. Peralatan ukur atau takar timbang setiap tahun wajib ditera ulang,” katanya.
“Jadi setiap tahun itu rutin. Tetapi di luar rutin tahunan baik dari pemerintah maupun perusahaan itu bisa melakukan tera ulang,” sambungnya.
Tidak dimintapun, lanjutnya, setiap tahun jatuh tempo bidang Meterologi mengingatkan SPBU membuat permohonan untuk ditera ulang.
“Hari ini SPBU Ama Pia meminta secara khusus ditera karena pihak SPBU merasa ada kerugian. BBM yang keluar saat pengisian tidak sesuai dengan takaran,” tutup kadis Wilem.
Sementara manager SPBU Tanah Merah, Fans Noning saat dihubungi terpisah membenarkan itu.
“Iya kk, tadi ada kegiatan tera 2 nosel pertalite,” terang dia.


Komentar