KORANINFOKINI.COM, LEMBATA – BUPATI Lembata P Kanisius Tuaq menyerahkan bantuan sarana prasarana perikanan bantuan bibit tanaman buah kepada kelompok penerima.
Bantuan tersebur merupakan aspirasi Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Fraksi PAN Ahmad Yohan. Penyerahan bantuan kepada kelompok penerima itu digelar di TPI Lewoleba, Jumat, 28 November 2025.
Hadir pula anggota DPRD Lembata Fraksi PAN Gaspar Sio Apelabi, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Lembata, jajaran Pengurus DPD PAN, dan kelompok nelayan dan kelompok tani penerima bantuan.
“Hari ini PAN dan nanti Minggu depan akan ada Nasdem juga dan Pak Wakil Bupati) akan serahkan. Tentunya dari Ibu Julie Laiskodat. Nanti juga dari Golkar aspirasi Pak Melki Mekeng. Semuanya datang untuk membantu kita di Lembata,” kata Bupati Kanis Tuaq di hadapan kelompok penerima bantuan.
Dikatakan, paket bantuan yang diberikan merupakan barang yang mahal, bukan murahan.
“Sehingga saya meminta kepada masyarakat penerima bantuan untuk menjaga dan merawatnya dengan baik. Saya dengar ada yang mau jual. Kasian, Bang AYO sudah susah payah bawa kasih kita lalu kita mau jual, kirim kasih keluarga di tempat lain. Jadi saya minta jaga dan rawat agar bisa ada perubahan ekonomi lewat bantua ini,” tegas Bupati Kanis Tuaq.
Kehadiran AYO dan dirinya sebagai bupati tentu tidak bisa memuaskan seluruh masyarakat.
“DPR dan Pemerintah hanya datang sebagai stimulan. Membantu sedikit dari yang banyak. Pemerintah hanya mendorong untuk mengisi kekurangan. Masyarakat diharapkan tidak sepenuhnya bergantung pada pemerintah. Bantuan yang diberikan hanya sebagai stimulan untuk meningkatkan usaha,” tandasnya.
Kepada Kepala Dinas Perikanan, Bupati Kanis Tuaq mengharapkan agar bantuan yang diberikan dapat di monitoring dan dievaluasi pemanfaatannya agar bisa berdampak pada peningkatan ekonomi.
“Paling tidak dengan bantuan ini hasil tangkapan dari satu ekor harus menjadi dua ekor. Dengan hadirnya bantuan ini satu menjadi dua, paham itu e. Jadi makannya harus makan tambah,” harapnya.
Bupati Kanis mengajak para nelayan untuk memanfaatkan peluang masuknya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengimbau para nelayan untuk berkomunikasi dengan dapur MBG untuk memasok ikan yang dibutuhkan dapur MBG.
“Bahan baku harus disiapkan. Silakan komunikasi dengan Pak Vian dan Ibu Hani (dapur MBG) untuk pasok kebutuhan dapur MBG,” imbuhnya.


Komentar