KORANINFOKINI.COM, LEMBATA – Kepolisian Resort Lembata polda NTT dalam hal ini satuan lalu lintas Senin 2 Februari 2026 menggelar operasi keselamatan Turangga 2026.
Kegiatan operasi keselamatan ini akan berlangsung selama 12 hari terhitung 2 – 14 Februari 2026.
Kapolres Lembata melalui kasat Lantas IPTU Januardana Rambi, SH menegaskan akan menindak tegas pengendara roda 2 yang tidak menggunakan helm.
“Kita ambil tindakan tegas bagi yang tidak menggunakan helm dan knalpot brong. Karena itu sudah melakukannya dengan tahu dan mau. Wajib hukumnya untuk keselamatan diri,” tegas kasat Januardana Rambi.
Ia juga menjelaskan sasaran utama operasi keselamatan turangga 2026.
“Sasaran kita yaitu pengendara yang boncengan lebih dari 1, tidak menggunakan helm, knalpot brong dan kendaraan angkutan umum yang over load dan over dimensi,” jelas orang nomor satu di satuan lalu lintas polres Lembata ini.
“Dalam kegiatan tadi ada beberapa kendaraan umum berupa bis, kita lakukan pengecekan secara kasat mata, ban kendaraan yang sudah gundul sehingga kita mengimbau untuk menggantinya demi menjaga keselamatan dalam kaitan dengan arus mudik operasi ketupat 2026 nanti,” sambung dia.
Operasi keselamatan ini lanjutnya, dalam rangka operasi kesiapan jelang mudik lebaran.
“Jadi ini berkaitan dengan angkutan-angkutan umum karena arus mudik nanti melibatkan masyarakat banyak sehingga dengan operasi keselamatan ini mengantisipasi keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan baik kendaraan umum dan kendaraan pribadi,” ucapnya.
Menurut pantauan mantan kapolsek Adonara Barat polres Flotim ini, hari pertama sepi arus lalu lintas di kota Lewoleba.
“Sehingga kegiatan kita tadi lebih banyak menghimbau dan memberikan edukasi. Dalam kegiatan ini kita tetap mengedepankan preemtif dan preventif,” paparnya.
“Yang tidak memiliki SIM kita arahkan untuk membuat SIM. Hal yang sama juga bagi pajak. Sementara untuk STNK kendaraan kita masih memberikan kesempatan untuk mengurus,” tutupnya.


Komentar