GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita
Beranda » Berita » Pantau Kondisi Dalam Kota Saat Hujan, ADPRD Vigis  Koban : Saya Kesal, Hasil Reses Sudah Disampaikan tetapi tidak ada Tindak Lanjut dari Pemerintah

Pantau Kondisi Dalam Kota Saat Hujan, ADPRD Vigis  Koban : Saya Kesal, Hasil Reses Sudah Disampaikan tetapi tidak ada Tindak Lanjut dari Pemerintah

KORANINFOKINI.COM, LEMBATA – Pantau kondisi kota Lewoleba Lembata NTT saat diguyur hujan, anggota DPRD Lembata Fraksi Gerindra, Capt. Blasius Huklele Gole sapaan akrab Vigis Koban menemukan banyak tempat yang digenangi air bahkan terjadi banjir.

Usai memantau, kepada media ini Selasa 28 April 2026 Capt. Vigis Koban angkat bicara.

“Sekitar pukul 15.30 (setengah 4 sore ) tadi saya turun memantau di sejumlah titik di kota Lewoleba, kebetulan kemarin reses di  Selandoro bagian barat tepatnya bersampingan dengan toko bangunan 51, mereka mengeluhkan terkait banjir, maka bertepatan dengan curah hujan yang cukup lebat tadi, dan hasil pantauan saya, di jembatan Wangatoa bersebelahan dengan toko 51, volume air itu sudah over,” jelasnya.

Dijelaskannya, dalam pantauannya ia menemukan sejumlah rumahbwarga yang terbentur air.

“Air sudah membentur sejumlah rumah warga di bagian atas dan keluar dari daerah aliran sungai (DAS) karena over, itu sudah masuk ke sejumlah rumah warga di bagian bawah yang dampaknya sampai ke TPI atau BRI Cabang Lewoleba. Ini akibat karena apa? Sudah beberapa kali saya bicara, bahwa cekdam yang ada di Komak, segera disampaikan ke balai provinsi untuk segera dibenahi, supaya di situ menjadi tempat penampungan dikala curah hujan berkelebihan, maka disitu dijadikan tempat penampungan, sehingga yang keluar itu, hanya sisa atau kelebihan dari tampungan yang ada di cekdam itu. Dan itukan fungsinya cukup baik, bisa dibuat areal pertanian di sekitar bagian atas itu melalui sistem saluran bawah tanah. Itu sudah saya sampaikan, kita inikan keterbatasan anggaran, sehingga bagaimana caranya untuk mengatasi ini. Ini yang saya rasa bahwa pemerintah sangat lambat, tunggu ada musibah dan korban dulu baru respon, ini yang saya pikir harus segera karena kita tidak tau musim hujan ini sampai kapan?kalau tidak ditangani dalam tahun ini, tunggu tahun depan adalagi,” tegasnya.

Karo SDM Polda NTT Beri Motivasi Humanis kepada Casis yang Gugur di Tes Psikologi

“Termasuk di dalam kota tepatnya di Gereja Baneux Lewoleba dan di atas dekat gua sana, air masuk sampai di rumah warga. Artinya bahwa penanganan kita bagaimana, kalau kita tidak pernah menangani ya ini akibatnya. Saya cukup kesal, karena ini sudah bolak balik, hasil reses juga sudah disampaikan tetapi tidak ada tindaklanjutan dari pemerintah,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *