GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita
Beranda » Berita » Erlina Dangu : Ketika Sumber Air Jauh dari Rumah akan Berpotensi Terjadi Kekerasan Terhadap Anak

Erlina Dangu : Ketika Sumber Air Jauh dari Rumah akan Berpotensi Terjadi Kekerasan Terhadap Anak

KORANINFOKINI.COM, LEMBATA – Manager Program Implementation Area Lembata Plan Indonesia Erlina Dangu menegaskan bahwa, ketika sumber air jauh dari rumah akan berpotensi terjadi kekerasan terhadap anak.

“Jadi ketika sumber air jauh dari rumah akan berpotensi terjadi kekerasan terhadap anak di saat dia mengambil air,” tegas Erlina Dangu, Senin 10 November 2025.

Ia memberikan contoh di desa Leuwayan yang dulunya air berada di bawah.

“Jadi anak harus turun dulu ambil air di bawah baru naik. Dan dalam proses perjalanan yang jaraknya cukup jauh, anak berpotensi mengalami kekerasan dan itu mungkin saja terjadi apalagi sumber airnya cukup jauh,” kata Erlina.

Waktu Anak Belajar dan Bermain akan Berkurang

Pelabuhan Ferry Waijarang Lembata Lumpuh, Melki Mekeng Kontak Dirut PT. ASDP Indonesia, Bulan Depan Dikerjakan

Terkait dengan waktu anak belajar dan bermain akan berkurang, jelas Erlina karena anak lebih fokus mengambil air.

“Kita punya standar. Kalau di Plan mengukur jarak tempuh untuk ambil air kalau sudah di atas 30 menit untuk pergi dan pulang itu sudah sebagai yang paling rentan. Paling rentan untuk durasi pengambilan. Jadi terkait dengan perlindungan anak maka dengan intervensi air, kita mengurangi resiko kekerasan,” ucapnya.

“Kita mengurangi waktu anak untuk bekerja, tetapi akan meningkatkan waktu dia untuk bermain dan belajar,” sambungnya.

Air Memberikan dampak positif untuk ekonomi

Dijelaskan Erlina, dengan intervensi air, akan memberikan dampak positif terutama untuk ekonominya.

Bupati Lembata Resmikan Labkesmas

“Di desa Tagawiti daerah Tanjung Ile Ape, rata-rata uang yang dikeluarkan untuk membeli air itu sekitar 200-300 ribu per bulan. Tetapi kalau sekarang dengan intervensi kita, mereka cukup bayar iuran mungkin sekitar 5000. Jadi uang itu bisa dihemat untuk pendidikan anak dan kebutuhan lain dalam rumah untuk peningkatan gizi anak terutama anak-anak yang mengalami stunting atau gizi kurang lainnya,” jelasnya.

Plan Indonesia Melihat Air Bersih sebagai Hak Dasar Manusia

Erlina mengatakan, beberapa intevensi yang plan lakukan terkait dengan air bersih yang pertama, plan membangun infrastruktur air bersih baik itu pada sumur gali, sumur bor dan bak penampung air hujan.

“Kita juga membangun jaringan perpipaan baik yang sistemnya gravitasi maupun sistem teknologi lewat memompa air dan dibagi dalam jaringan. Selain airnya kita bangun, kita juga memperkuat sistem pengelolaan air yang ada di desa. Sistem pengelolaan air yang dimaksud ini adalah pengelola air minum di level desa, yang mereka itu kita latih secara teknis untuk bagaimana kalau ada jaringan perpipaan mereka bisa mengetahui kerusakaannya seperti apa dan perbaikan ringannya seperti apa dan mereka juga dilatih management kelompoknya karena ada desa yang badan pengelolaan air minumnya sudah mulai memberikan biaya atau iuran dari air bersih yang sudah kita fasilitasi dan kerja sama dengan pemerintah desa dan setiap bulannya sudah ada sistem membayar iuran. Itu dikelola oleh badan air minumnya yang saat ini dikelola oleh Bumdes,” beber Erlina.

“Tetapi kalau kita mau lihat secara lebih luas, air bersih inikan tidak hanya menjawab orang untuk makan minum dan MCK. Tetapi kita lihat air bersih dalam konteks perlindungan anak, maka intervensi air yang kita lakukan itu ada hubungan langsung dengan stunting karena stunting ada sensitif dan spesifik. Kalau sensitif berhubungan dengan gizi, imunisasi dan obat-obatan. Tetapi kalau spesifik lebih kepada air. Jadi itu ada hubungannya dengan stunting,” tutup Erlina Dangu.

Pemkab Lembata Perkuat Sinergi dengan Muhammadiyah melalui Silaturahmi Nasional

Untuk diketahui, sebanyak 79 desa dampingan Plan di kabupaten Lembata yakni di wilayah kecamatan Ile Ape, Iltim, Omesuri, Buyasuri dan Lebatukan. Sementara Anak dampingan Plan sebanyam 7.700.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *