GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita
Beranda » Berita » Dari Desa ke Desa, Fernando Soares Datang dan Serahkan Bantuan Langsung kepada Warga Terdampak Gempa Flores

Dari Desa ke Desa, Fernando Soares Datang dan Serahkan Bantuan Langsung kepada Warga Terdampak Gempa Flores

KORANINFOKINI.COM, NAGEKEO – Di tengah luka yang masih terasa setelah gempa bumi mengguncang Pulau Flores, kehadiran menjadi bagian penting dari proses pemulihan. Bukan hanya bantuan yang dibutuhkan warga, tetapi juga kepastian bahwa mereka tidak menghadapi masa sulit seorang diri.

Pesan itu pula yang dibawa Sekretaris DPW Partai Gerindra Nusa Tenggara Timur, Fernando Jose Osorio Soares, ketika turun langsung menemui masyarakat terdampak gempa.

Dari desa ke desa, Fernando bersama jajaran Gerindra NTT menyerahkan bantuan secara langsung kepada warga sekaligus melihat kondisi mereka setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Flores pada Sabtu (15/8/2026).

Di Kabupaten Nagekeo, bantuan disalurkan kepada warga di tiga desa di Kecamatan Nangaroro.

Fernando tidak hanya datang untuk menyerahkan bantuan. Ia juga berdialog dengan masyarakat, mendengarkan cerita warga dan melihat secara langsung kondisi permukiman yang terdampak gempa.

Dirresnarkoba Polda NTT Pimpin Anggota Tertibkan Enam Lokasi Produksi Miras Oplosan Tak Berizin di Kota Kupang, 465 Liter Miras Diamankan

“Yang paling penting sekarang adalah masyarakat tidak merasa sendiri. Kami datang untuk melihat langsung kondisi warga, mendengar kebutuhan mereka, dan memberikan bantuan sesuai kemampuan kami,” kata Nando Soares sapaan akrabnya.

Tindak Lanjut Instruksi Sekjen Gerindra

Langkah Nando Soares menyusuri wilayah terdampak merupakan tindak lanjut dari instruksi Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra setelah gempa mengguncang Flores.

Tak lama setelah gempa terjadi pada Sabtu pagi, Nando Soares langsung bergerak menuju Maumere, Kabupaten Sikka, untuk melihat kondisi masyarakat terdampak.

Dari Maumere, perjalanan berlanjut ke Ende, Nagekeo, Ngada, hingga Manggarai Timur.

Tindak Lanjuti Perintah Kapolri, Polda NTT Larang Penggunaan Vape di Lingkungan Markas Kepolisian

Rangkaian perjalanan tersebut dijadwalkan berakhir di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

“Sekjen meminta kami untuk segera turun dan memastikan kondisi masyarakat di lapangan. Karena itu, kami langsung bergerak. Kami ingin memastikan bantuan dan perhatian partai benar-benar sampai kepada masyarakat,” ujar Nando Soares.

Perjalanan tersebut bukan sekadar kunjungan. Nando Soares bersama jajaran Gerindra NTT menyisir titik-titik terdampak, berkoordinasi dengan struktur partai di daerah, serta mengidentifikasi kebutuhan warga yang masih harus dipenuhi.

Lebih dari 30 Titik Disisir

Di Kabupaten Nagekeo dan Ngada, Nando Soares bersama tim telah menyisir lebih dari 30 titik terdampak.

Kapolda NTT Terima Piala Prestasi, Tim Karate Polda NTT Raih 7 Emas dan 4 Perunggu

Dari satu desa ke desa lainnya, bantuan dibawa langsung untuk masyarakat. Pada saat yang sama, kondisi warga dan kerusakan yang ditemukan di lapangan menjadi bahan laporan untuk menentukan langkah bantuan berikutnya.

Gerindra NTT juga menggerakkan struktur partai di tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan BPBD.

Sejak masa awal tanggap darurat, Gerindra NTT telah menginstruksikan kader dan anggota DPRD dari Fraksi Gerindra untuk membantu melakukan pemantauan kondisi masyarakat, membuka posko bantuan serta menggerakkan dapur umum di sejumlah wilayah terdampak.

Nando Soares mengatakan, penanganan bencana tidak bisa hanya dilakukan pada hari-hari pertama.

“Pemulihan membutuhkan waktu. Karena itu, kami akan terus memantau perkembangan di lapangan. Kalau ada kebutuhan masyarakat yang harus dibantu, kami akan berusaha hadir,” katanya.

Warga Berterima Kasih

Bagi masyarakat, bantuan yang diserahkan secara langsung memiliki arti tersendiri.

Plt kepala desa Wae Wutu, Karolus, salah satu tokoh masyarakat di wilayah tersebut, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Partai Gerindra yang bergerak cepat setelah gempa.

“Kami berterima kasih karena bantuan ini datang cepat dan diserahkan langsung kepada masyarakat. Dalam kondisi seperti ini, perhatian dan kepedulian sangat berarti bagi kami,” ujar Karolus.

Menurut Karolus, warga masih membutuhkan dukungan. Selain kerusakan rumah, masyarakat juga harus memenuhi kebutuhan dasar sembari menghadapi ketidakpastian akibat gempa susulan.

“Kami berharap bantuan dan perhatian ini terus berlanjut. Kami membutuhkan dukungan sampai kondisi masyarakat benar-benar pulih,” katanya.

Perjalanan Belum Berakhir

Setelah menyisir wilayah Nagekeo dan Ngada, Nando Soares bersama jajaran Gerindra NTT akan melanjutkan perjalanan menuju Manggarai Timur dan selanjutnya ke Labuan Bajo.

Rangkaian tersebut menjadi bagian dari upaya Gerindra memastikan respons kemanusiaan menjangkau berbagai wilayah Flores yang terdampak.

Nando Soares mengatakan, setiap titik memiliki kondisi dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, kehadiran langsung di lapangan menjadi penting.

“Kalau kita datang langsung, kita bisa melihat apa yang sebenarnya dibutuhkan masyarakat. Ada yang membutuhkan pangan, ada yang rumahnya rusak, ada yang membutuhkan tempat berlindung. Semua harus kita lihat dan dengarkan,” ujarnya.

Dari Maumere, Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur hingga Labuan Bajo, langkah Nando Soares menjadi bagian dari gerak cepat Gerindra NTT merespons bencana.

Di tengah Flores yang masih berduka, perjalanan dari desa ke desa itu membawa lebih dari sekadar bantuan. Ada pesan sederhana yang ingin disampaikan: warga terdampak gempa tidak berjalan sendirian.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *