GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita
Beranda » Berita » Pemkab Lembata Percepat Konsolidasi Program Operasi Katarak Kemensos

Pemkab Lembata Percepat Konsolidasi Program Operasi Katarak Kemensos

KORANINFOKINI.COM, LEMBATA — Pemerintah Kabupaten Lembata menggelar rapat teknis dalam rangka mematangkan persiapan pelaksanaan program bakti sosial operasi katarak kerja sama dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, menegaskan pentingnya kerja cepat dan terkoordinasi seluruh perangkat daerah dalam memenuhi target program operasi katarak kerja sama dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin rapat teknis di Ruang Kerja Wakil Bupati pada Kamis (23/4), yang dihadiri oleh Asisten III, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas PMD, Dinas Kominfo, serta seluruh camat se-Kabupaten Lembata.

Dalam arahannya, Wakil Bupati menyoroti rendahnya capaian pendaftaran peserta yang masih jauh dari target 300 orang, sementara waktu pendaftaran akan ditutup pada 30 April 2026. Ia menilai kondisi ini bukan semata persoalan teknis, melainkan indikasi lemahnya distribusi informasi dan koordinasi di tingkat lapangan.

Menurutnya, program operasi katarak ini memiliki dampak sosial yang besar karena tidak hanya menyediakan layanan kesehatan gratis, tetapi juga mencakup dukungan transportasi, konsumsi, dan akomodasi bagi masyarakat. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa program ini harus dipandang sebagai peluang strategis yang tidak boleh disia-siakan.

Bupati Lembata Resmikan Labkesmas

“Ini bukan sekadar program biasa. Ini kesempatan besar yang jika tidak kita manfaatkan dengan maksimal, kita sendiri yang akan rugi. Bahkan bisa berdampak pada kepercayaan pemerintah pusat kepada daerah,” tegas Wakil Bupati.

Wabup Nasir juga mengingatkan bahwa keberhasilan pelaksanaan program ini akan menjadi indikator kinerja daerah sekaligus membuka peluang masuknya program-program sosial lainnya di Kabupaten Lembata.

Lebih lanjut, Wabup Nasir meminta seluruh camat, serta organisasi perangkat daerah untuk segera bergerak secara masif dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan seluruh ruang komunikasi yang tersedia, termasuk kegiatan keagamaan, pertemuan masyarakat, serta media digital.

Selain itu, ia mendorong keterlibatan aktif tenaga kesehatan di puskesmas dalam melakukan deteksi dan pendampingan awal terhadap calon pasien, sehingga proses pendaftaran dapat dipercepat.

Dalam rapat tersebut juga terungkap sejumlah kendala di lapangan, seperti keterlambatan informasi di tingkat desa, keterbatasan tenaga medis, serta minimnya pemahaman masyarakat terhadap mekanisme pendaftaran dan kriteria penerima manfaat.

Pemkab Lembata Perkuat Sinergi dengan Muhammadiyah melalui Silaturahmi Nasional

Menyikapi hal ini, Wabup Nasir meminta agar koordinasi lintas sektor diperkuat dan seluruh hambatan teknis segera diatasi. Menutup arahannya, ia kembali menegaskan bahwa waktu yang tersisa sangat terbatas dan tidak boleh disia-siakan.

“ Dengan sisa waktu yang ada, kita harus bergerak bersama dan memastikan informasi ini sampai ke seluruh masyarakat, agar target tercapai” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Lembata mengajak seluruh masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak untuk segera mendaftar, baik melalui fasilitas kesehatan terdekat maupun secara online, sebelum batas waktu yang ditentukan.
( ProkompimPemKabLembata )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *