KORANINFOKINI.COM, LEMBATA – Kapolres Lembata polda NTT, AKBP Nanang Wahyudi, S.Psi.,M.Psi, Psikolog memimpin rapat koordinasi lintas sektor dalam rangka kesiapan pelaksanaan tugas operasi kepolisian Semana Santa Turangga 2026″.
Kegiatan rakor bertempat di aula polres Lembata, Senin 30 Maret 2026. Pantauan media ini turut hadir mendamping kapolres Lembata, wakapolres Lembata, kasat Lantas, kasat intelkam, kasat ResNarkoba, kabag Logistik, kasat samapta, kasat Binmas, jajaran polsek, pospol, polsubsektor.
Hadir juga danramil 03 Lewoleba, perwakilan TNI AU, TNI AL, Shabandar Lewoleba, perhubungan, tokoh agama dan undangan lain.
Kapolres Lembata, AKBP Nanang Wahyudi, S.Psi.,M.Psi, Psikolog dalam sambutannya mengatakan rakor ini dilaksanakan dalam rangka kesiapan menyambut Semana Santa.
“Rapat ini juga bertujuan memberikan keamanan, ketertiban, kenyamanan dan kehikmatan kepada umat kristiani dalam melaksanakan acara keagamaan semana Santa di Larantuka,” katanya.
Dalam kegiatan pengamanan, kata kapolres, anggota selalu menggunakan pendekatan humanis.
“Kita di polres Lembata juga mendukung kegiatan Semana Santa di Larantuka dengan memberikan pelayanan keamanan terhadap 7 Gereja Katolik dan 2 Gereja Proteatan agar saudara-saudari kita dapat melaksanakan ibadah dengan baik dan aman. Kami juga mendukung kegiatan yang ada di Flores Timur dalam hal ini kegiatan semana Santa. Dukungan kita berupa keamanan di perairan perbatasan dengan Flores Timur dengan mengecek para penumpang kendaraan keluar masuk dari Lembata ke Flotim. Pada prinsipnya polres Lembata siap apabila dibutuhkan pengamanan yang ada di Flores Timur,” tegas kapolres Nanang.
“Kita berharap agar saudara-saudari kita umat katolik dan kristen protestan dapat melaksanakan ibadat paskah dengan tertib, jaga keamanan, keselamatan selama kegiatan agama berlangsung. Semoga ibadahnya berjalan hikmat dan lancar,” harap kapolres Nanang.
Sementara, Wakapolda NTT Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo, S.I.K., M.H saat membuka rapat koordinasi lintas sektor mengungkapkan bahwa paskah merupakan kegiatan keagamaan yang melibatkan partisipasi besar masyarakat baik umat katolik dan kristen protestan.
“Oleh karena itu dibutuhkan keamanan terpadu agar rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar. Saya mengharapkan dukungan tokoh agama dan masyarakat agar menjaga ketertiban dalam kegiatan keagamaan berlangsung,” tandasnya.


Komentar