KORANINFOKINI.COM, LEMBATA –
Wakil Bupati Lembata, Muhammad Nasir Laode melantik pengurus baru Forum Pengurangan Risiko Bencana (Forum PRB) pada Lembata, Kamis, 25 September 2025.
Orang nomor dua di Lembata ini menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam menghadapi berbagai potensi bencana di kabupaten tersebut.
Dalam sambutannya, wabup Nasir mengingatkan bahwa Lembata adalah wilayah yang rawan dengan beragam bencana mulai dari gempa bumi, letusan gunung api, kekeringan, hingga banjir dan tanah longsor.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan semua pihak.
“Maka dari itu, kita harus memprioritaskan keselamatan dan keamanan masyarakat dalam menghadapi bencana,” tegasnya.
Wabub Nasir mendorong agar pengurus Forum PRB yang baru dilantik segera bertindak konkret mengingat Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) merupakan wadah yang sangat penting bagi kita untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan strategi dalam mengurangi risiko bencana di Kabupaten Lembata.
Ia pun memberikan sejumlah instruksi spesifik kepada pengurus periode 2025-2028.
“Saya minta agar segera menyusun program kerja konkret, edukasi publik, simulasi kesiapsiagaan bencana di komunitas masyarakat, satuan pendidikan, dan desa,” pintanya.
“Tugas lainnya termasuk melakukan advokasi pengurangan risiko bencana dan perubahan iklim dalam perencanaan pembangunan daerah dan desa, memastikan semua langkah berbasis data, serta membangun jejaring yang kuat dengan dunia usaha, akademisi, dan tokoh adat,” sambungnya.
Wabup Nasir Laode berpesan agar pengurus baru menjadi pimpinan yang “progresif, transparan, berintegritas, tangguh, dan berorientasi hasil.”
Pada Musyawarah Daerah (Musda) IV FPRB Lembata ini, Michael Alexander Raring dilantik sebagai Ketua. Ia didampingi oleh Marselinus Antonius Majo Tufan (Wakil Ketua I) dan Maria Conisita Kewa Bolen (Wakil Ketua II). Sementara Yohanes Paskalis Oleona dan Irmina Silviana Peni masing-masing menjabat sebagai Sekretaris dan Bendahara.
Selain itu, Musda ini juga mengukuhkan koordinator untuk berbagai divisi yaitu Antonius Suban Hali sebagai Koordinator Divisi Pemerintahan, Marselina Serli Maran sebagai Koordinator Masyarakat Sipil, Wilhelmus Wewan sebagai Koordinator Divisi Dunia Usaha atau Swasta, Fransiskus Terong sebagai Koordinator Divisi Akademisi dan Hendrianus E. H. Atagoran sebagai Koordinator Divisi Media.


Komentar