KORANINFOKINI.COM, ATAMBUA – Satuan lalu lintas polres Belu polda NTT menggelar ramp chek bus angkutan lintas batas negara, Jumat 13 Februari 2026.
Ramp chek bus yang dilakukan untuk memastikan kendaraan layak jalan demi keselamatan bersama.
Kegiatan yang dilaksanakan di hari ke 12 operasi keselamatan ini, dipimpin Kanit Kamsel Sat Lantas, IPDA Yos Loo yang didampingi anggota Dishub Darat kabupaten Belu dan sejumlah anggota Lantas yang terilibat dalam operasi keselamatan Turangga 2026.
Dari laporan yang diterima Humas, Kanit Kamsel melakukan pengecekan bus angkutan lintas batas negara dengan sasaran Bus Timor Travel yang melayani rute utama Kupang-Atambua-Dili (Timor Leste).
Pengecekan kendaraan dan pengemudi Bus yang dilaksanakan di kompleks hotel Timor, kelurahan Umanen, Atambua meliputi surat-surat kendaraan antara lain SIM dan STNK maupun kelayakan kendaraan itu sendiri meliputi lampu utama, klakson, rem, wiper, ban, lampu sein, kartu uji kendaraan (KIR) dan peralatan lainnya.
Setelah lolos uji ramp check, Kanit Kamsel menempelkan stiker Lolos uji Ramp Check pada bus yang telah dinyatakan memenuhi persyaratan teknis dan administrasi.
Pemasangan stiker tersebut menjadi bukti bahwa kendaraan telah melalui proses pemeriksaan dan dinilai aman untuk dioperasikan.
Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa, S.H.,S.I.K melalui Kasat Lantas, IPTU Muhammad Putra Ramdhoni, S.Tr.k., S.I.K., M.H, menyampaikan, kegiatan ramp check ini bertujuan menumbuhkan kesadaran para pengemudi akan pentingnya keselamatan di jalan raya.
“Keselamatan diri dan penumpang adalah hal utama. Dengan dilaksanakannya ramp check ini, kami berharap pengemudi dan pemilik kendaraan lebih disiplin dalam melakukan perawatan kendaraan serta mematuhi ketentuan yang berlaku,” kata Kasat Lantas.
“Kami ingin memastikan bahwa para pengemudi bus memahami pentingnya tertib berlalu lintas dan keselamatan penumpang. Kegiatan Ini merupakan langkah preventif kami untuk meminimalisir risiko kecelakaan selama perjalanan lintas kota. Dalam pengecekan ini, semua kendaraan layak untuk beroperasi,” sambungnya.
Ia juga mengimbau kepada para sopir agar selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum beroperasi serta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
“Kami mengingatkan kepada para sopir dan kondektur untuk mengutamakan kesehatan jika ingin melakukan perjalanan jauh. Sebelum bepergian, cek betul kondisi kendaraannya. Kalau tidak layak dan tidak dalam kondisi sehat, kami sarankan untuk menunda perjalanan demi keselamatan banyak orang,” tutup Kasat Ramdhoni.


Komentar