GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita
Beranda » Berita » Sambut HUT ke 18, Partai Gerindra Lembata Tanam Ratusan Malapari di Pelabuhan Lewoleba

Sambut HUT ke 18, Partai Gerindra Lembata Tanam Ratusan Malapari di Pelabuhan Lewoleba

KORANINFOKONI.COM, LEMBATA – Menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 yang akan diperingati pada 6 Februari mendatang, keluarga besar DPC partai Geridra Lembata NTT melaksanakan aksi menanam tanaman Malapari sebanyak ratusan pohon di pelabuhan Lewoleba, Rabu 4 Februari 2026.

Ketua DPC Partai Gerindra Lembata, Yohanes Vianei Burin, SH mengatakan bahwa menyongsong HUT ke 18 partai Gerindra, DPC partai Gerindra Lembata melaksanakan beberapa kegiatan salah satunya melakukan penghijauan.

“Menyongsong perayaan HUT ini kita melakukan beberapa kegiatan salah satunya, hari ini kita melakukan penghijauan berupa penanaman ratusan pohon Malapari di area pelabuhan laut Lewoleba,” ungkap Vian Burin sapaan akrab Yohanes Vianey Burin.

Pohon Malapari ini jelas Vian, merupakan tumbuhan genetik lokal Lembata yang saat ini cukup trending.

“Pohon ini mempunyai nilai ekonomis yang tinggi dan untuk beberapa produk yang lain sehingga kita merekomendasikan menanam pohon Malapari untuk dikembangkan kalau bisa di seluruh Lembata,” kata pengacara kondang kabupaten Lembata ini.

Kapolres Belu Bagikan Perlengkapan Sekolah Hingga Coklat untuk Anak-anak SD Swasta Tuan Nurak

Kegiatan penanaman tadi, lanjut Vian melibatkan stakeholder yakni dari Shabandar, pelabuhan, Basarnas, TNI AD, TNI AL dan polri.

“Tadi kita tanam ratusan pohon tepatnya di belakang pelabuhan Lewoleba. Selanjutnya pada jumat malam diadakan doa syukur di sekretariat. Dan sabtu nanti ada kegiatan jalan sehat sambil pungut sampah, ini instruksi langusng dari pak presiden Prabowo,” tegas Vian Burin, pendiri MBG 02 Nubatukan itu.

Selain jalan sehat, papar dia, ada kegiatan pembagian sembako kepada janda, orang miskin, duda dan anak-anak yatim.

“Kemudian ada door prise perabot rumah tangga untuk masyarakat yang terlibat jalan santai. Jalan santai ini starnya dari sekretariat dan finisnya di Taman Ria Swaolsa Tite. Sedangkan acara puncaknya nanti akan terjadi di taman Ria Swaolsa Tite,” jelasnya.

Ia menegaskan, tanaman Malapari juga bisa dijadikan komuditi unggulan.

Kepuasan Masyarakat Capai 80,5 Persen, Gubernur NTT Tegaskan Program Pembangunan Harus Terukur dan Berdampak Bagi Kesejahteraan

“Saya pikir pemda Lembata juga harus menginisiasi agar tanaman Malapari ini dikembangkan di Lembata. Tetapi harus prioritaskan tanaman lokal kita, jangan sampai mendatangkan dari luar. Saya dengar informasi mau didatangkan dari Australia, itukan bisa merusak genetik lokal kita karena kita harus memiliki keunggulan komuditas lokal. Yang Kita punya ini tumbuh sudah ratusan tahun sehingga kita harus pertahankan Malapari ini. Dengan pendapatan daerah atau efisiensi ini pemerintah harus merespon hasil penelitian untuk dikembangkan di Lembata karena progresnya bagus untuk 10-20 tahun ke depan. Kita minta masyarakat juga ikut menjaga dan melestarikan lingkungan, jaga kebersihan dan buang sampah pada tempatnya sehingga kita berbarap Lembata ini pulau yang bersih dan nyaman,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *