KORANINFOKINI.COM, ATAMBUA – Kepolisian Resort Belu Polda NTT menggelar upacara wisuda purna bakti dan Pemberian Reward kepada Personil Berprestasi.
Kegiatan upacara dan Pemberian Reward kepada Personil Berprestasi bertempat di halaman polres Belu, Selasa 7 Oktober 2025.
Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa, S.H.,S.I.K menegaskan bahwa pada hakekatnya adalah penghargaan yang tulus dan ungkapan rasa hormat yang setinggi tingginya dari segenap kesatuan dan rasa kecintaan bagi personil yang memasuki masa pensiun atas pengabdian selama dinas aktif sampai mengakhiri masa purna tugas dikepolisian Negara Republik Indonesia.
Selain itu, lanjutnya, upacara ini dimaksudkan mengikat tali persaudaraan serta ikatan batin purnawirawan beserta keluarga terhadap personil polri khususnya personil polres Belu yang masih aktif sebagai generasi penerusnya.
“Keberhasilan tugas kepolisian dan perkembangan polri tidak terlepas dari peran serta masyarakat termasuk di dalamnya dari sumbangsi dan darmabakti para purnawirawan polri baik sejak aktif hingga sekarang. Hal ini terbukti dengan persatuan purnawirawan polri yang menyatakan bahwa sekali bhayangkara tetap bhayangkara dan senantiasa tetap patuh dan setia kepada tribrata dan catur prasetya. Dan kita patuh bersyukur bahwa dalam upacara hari ini bapak AIPDA Alves menjadi panutan kita bersama bahwa ketika kita berdinas sampai dengan akhir masa dinas, bisa menyelesaikan tugas dengan baik serta tetap diberikan karunia kesehatan bersama keluarga terutama ibu yang mendampingi,” katanya.
“Ini tentunya beliau menjadi tauladan kita. Memang tidak mudah untuk kita bisa berjalan sampai usia 58 tahun menjaga marwah kita sebagai anggota polri sehingga sampai dengan selesai masa tugas kita bisa akhiri dengan baik tanpa ada catatan dan tanpa ada masalah. Tentunya ini merupakan bekal ceritera kita kepada anak dan cucu kita bahwa selama dinas kita bisa berdinas dengan baik, menyelesaikan dengan baik dan tetap dalam keadaan yang sehat walafiat kembali bergabung bersama masyarakat,” sambung mantan kapolres Lembata ini.
Kapolres Gede berharap personil polres Belu dapat memperoleh hasil yang maksimal dalam pelaksanaan tugas kepolisian kepada masyarakat.
“Saya berharap personil polri di lapangan perlu adanya pengawasan oleh seluruh elemen masyarakat termasuk para anggota yang telah memasuki purna tugas yang telah tersebar di lingkungan masyarakat untuk berperan sebagai alat kontrol. Bila mana terjadi penyimpangan atau penyelewengan dalam pelaksanaan tugas kepolisian dan jangan sungkan memberikan masukan ataupun informasi bagi kesatuan demi melindungi, mengayomi masyarakat khususnya di wilayah hukum polres Belu,” harapnya.

“Pada hari ini juga dalam rangka membangkitkan semangat jiwa bhayangkara bagi personil polri khususnya anggota kita polres Belu maka kita telah menyaksikan dengan memberikan apresiasi atas dedikasi anggota kepada institusi polri dalam menyelesaikan tugas-tugas kepolisian serta menyelesaikan permasalahan-permasalahan di masyarakat yang cukup kompleks melalui pemberian reward kepada personil yang berprestasi. Dalam pemberian reward ini juga tentunya sudah melalui beberapa mekanisme, proses dan pertimbangan. Salah satunya adalah pelaksanaan rapat dan wanjab dalam menentukan indikator penilaian personil yang kita layak berikan penghargaan sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing. Adapun apresiasi yang diberikan terhadap personil yang memiliki nilai-nilai yang sifatnya ekstra ordinary di luar tugas-tugas yang rutinitas dan di luar tugas-tugas yang tentunya bersifat konfensional artinya ada hal-hal khusus yang merupakan pertimbangan dari kesatuan sehinhga personil tersebut kita berikan penghargaan. Dalam pemberian penghargaan ini salah satu maknanya adalah dapat memberikan motivasi kepada personil yang lainnya. Ketika anda konsisten, ketika personil melaksanakan tugas dan bisa memberikan kontribusi yang baik terhadap kesatuan maka dari institusi akan memberikan wujud penghargaan sebagai apresiasi karena tidak mudah untuk memperoleh capaian tugas berdasarkan indikator yang sudah ditentukan oleh kesatuan. Sebagai contohnya Kita hadirkan perwakilan hari ini ada beberapa fungsi dan polsek gabungan yang dapat mengungkap kasus penganiayaan berat atau pembunuhan kurang dari 24 jam. Karena kesiapsiagaan personil kita, begitu ada TKP dengan personil gabungan dapat mengamankan situasi dapat menangkap dan memproses langsung pelakunya. Sehingga ini memberikan nilai di masyarakat salah satunya memberikan ketenangan, keamanan dan kenyamanan bahwa mereka tidak resah ada pelaku yang berkeliaran di luar. Dan ini nilainya sangat luar biasa sehingga kita berikan penghargaan dari kesatuan,” tutup kapolres Gede, orang nomor satu di polres Belu polda NTT.


Komentar