GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita
Beranda » Berita » HUT ke-18, DPC Gerindra Lembata Isi dengan Aksi Sosial dan Konsolidasi Program Presiden

HUT ke-18, DPC Gerindra Lembata Isi dengan Aksi Sosial dan Konsolidasi Program Presiden

KORANINFOKINI.COM, LEMBATA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (7/2/2026), berlangsung meriah melalui rangkaian kegiatan sosial, lingkungan, hingga konsolidasi internal partai.

Ketua Panitia HUT Gerindra Lembata, David Blasius Huglole Koban (Vigis Koban), mengatakan persiapan kegiatan dilakukan dalam waktu kurang dari satu minggu, namun tetap mampu menghadirkan program yang dinilai memberi dampak langsung bagi masyarakat.

“Kami mencoba memulai sesuatu yang baru,” kata David kepada awak media di Lewoleba.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penanaman pohon malapari di area Pelabuhan Lewoleba, kemudian dilanjutkan dengan doa syukur sebagai bentuk ungkapan terima kasih atas perjalanan Partai Gerindra yang telah memasuki usia 18 tahun.

Menurut Vigis, momentum HUT ini juga dimanfaatkan untuk menegaskan kembali sejumlah program strategis partai, seperti MBG, swasembada pangan, serta target besar menuju Tani Merdeka Indonesia.
“Program strategis ini terus kami gaungkan sebagai bentuk komitmen partai terhadap kesejahteraan rakyat,” ujar Vigis.

Kapolres Belu Bagikan Perlengkapan Sekolah Hingga Coklat untuk Anak-anak SD Swasta Tuan Nurak

*Jalan Sehat dan Aksi Lingkungan*

Selain kegiatan seremonial, panitia juga menggelar jalan sehat yang dirangkaikan dengan aksi pungut sampah sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Gerindra juga menyalurkan bantuan sosial berupa bingkisan kepada warga lanjut usia, janda, duda, serta masyarakat yang sedang sakit.

Dalam kegiatan tersebut, panitia turut membagikan sekitar 20 hadiah door prize dari kader Gerindra dan anggota legislatif dengan dukungan donasi juga dari Ako BEN Tenti dan ibu HaNI Chandra kepada simpatisan dan undangan yang hadir termasuk Marsin Band SMAN 2 Lewoleba.

Tegaskan Dukungan Politik Nasional

Dalam kesempatan itu, David juga menyinggung arah politik nasional partai. Ia menegaskan kader Gerindra akan mengamankan keputusan partai, termasuk dukungan terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto apabila kembali mendapatkan mandat rakyat.

Kepuasan Masyarakat Capai 80,5 Persen, Gubernur NTT Tegaskan Program Pembangunan Harus Terukur dan Berdampak Bagi Kesejahteraan

“Prabowo dua periode jika masyarakat masih mempercayakan beliau. Kami sebagai kader tentu harus mengamankan keputusan partai,” tegasnya.
Ia menambahkan, tema HUT ke-18 tahun ini, “Kompak, Bergerak, Berdampak”, mencerminkan semangat konsolidasi internal partai.

“Gerindra bisa bertahan dan berkembang karena kepercayaan rakyat. Kita harus solid bergerak maju dan memberi dampak nyata,” kata David.
2026–2027 Fokus Pemantapan Menuju Pilpres

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Lembata, Yohanes Vianey K. Burin, menyatakan Koalisi Merah Putih masih solid dan optimistis mendukung keberlanjutan kepemimpinan Prabowo.

“Kami optimistis dua periode agar program-program nasional bisa diselesaikan secara tuntas,” ujar Ketua DPC Gerindra Kabupaten Lembata ini.

Lebih lanjut, Vian Burin menyebut tahun 2026 menjadi fase pemantapan kekuatan partai, khususnya dalam memastikan program-program Gerindra benar-benar dirasakan masyarakat.

Tim Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Provinsi NTT Awasi Harga dan Stok Pangan, Tegur Pedagang Jual Minyakita di Atas HET

Program prioritas di daerah meliputi Sekolah Rakyat, Desa Nelayan, serta Koperasi Merah Putih. Sedangkan tahun 2027 diproyeksikan menjadi fase pemantapan menuju Pemilihan Presiden.
Program Pangan dan Dampak Ekonomi Lokal

Vian juga mengungkapkan salah satu program strategis nasional yang sedang berjalan di Lembata adalah penyediaan makan gratis melalui tiga dapur operasional.

Menurutnya, program tersebut turut menggerakkan ekonomi lokal dengan perputaran dana sekitar Rp90 juta per hari.

“Satu dapur membelanjakan sekitar Rp30 juta per hari, dan itu langsung menyerap hasil pertanian dan komoditas masyarakat,” jelas Vian yang pada HUT ini ia menyumbang sebuah mesin cuci sebagai doprise pada puncak perayaan HUT.

Namun, ia mengakui pasokan bahan pangan lokal masih menjadi tantangan. Ia mencontohkan keterbatasan produksi pisang yang sempat menyebabkan pasokan harus didatangkan dari luar daerah.

“Kami berharap pemerintah daerah merespons cepat melalui penguatan program Nelayan Tani Ternak,” katanya.
Vian juga menyinggung lambannya realisasi pengembangan kluster buah dan sayur di daerah.

“Selama ini baru sebatas wacana. Kita membutuhkan gerakan nyata agar ketahanan pangan daerah benar-benar terbangun,” ujar Politisi Kawakan ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *