GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita
Beranda » Berita » Bupati Lembata Resmikan Dapur MBG 02 Nubatukan, Vian Burin : Pembangunannya Melawati Berbagai Dinamika

Bupati Lembata Resmikan Dapur MBG 02 Nubatukan, Vian Burin : Pembangunannya Melawati Berbagai Dinamika

KORANINFOKINI.COM, LEMBATA – Pemerintah daerah kabupaten Lembata meluncurkan dapur sehat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kedua yang berada di Longser kelurahan Lewoleba Barat, Kecamatan Nubatukan dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Bupati Lembata dalam sambutannya yang dibacakan Asisten III Bidang Administrasi Umum, Yohanes Berchmans Daniel Dai mememberikan apresiasi atas pelaksanaan Launching Program Makan Bergizi Gratis (MBG) SPPG Nubatukan 02 Dapur Longser.

“Terimakasih saya sampaikan kepada Satgas MBG Kabupaten Lembata, Yayasan Garuda Bakti Flores, dan semua pihak yang sudah berkolaborasi menghadirkan Dapur Longser ini, sebagai Dapur MBG kedua di Kabupaten Lembata”, kata Bupati Lembata dalam sambutannya.

Menurutnya, Program Dapur MBG adalah komitmen Pemerintah dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia, melalui pengentasan permasalahan gizi buruk dan stunting, sekaligus mendukung tumbuh kembang anak-anak, kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui, serta meningkatkan kualitas pendidikan.

Disampaikan, Pemerintah Daerah menyambut baik keberadaan SPPG Nubatukan 02 Dapur Longser ini, untuk memastikan generasi penerus kita mendapatkan asupan gizi yang cukup, sehat, dan seimbang, agar mereka tumbuh menjadi generasi emas Lembata dan Indonesia di masa depan.

Kapolres Belu Bagikan Perlengkapan Sekolah Hingga Coklat untuk Anak-anak SD Swasta Tuan Nurak

Dengan tujuannya yang mulia ini, maka sangat diharapkan agar selalu menjaga kualitas makanan yang disajikan. Kuncinya adalah jangan keluar dari Protap yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional, baik standar pelayanannya, gizinya, bahan bakunya, termasuk pengiriman dan limbahnya.

“Semua itu harus ditaati dan dilaksanakan sesuai prosedurnya, karena yang kita layani ini adalah masyarakat dan anak-anak kita sendiri. Kita ingin anak-anak kita tumbuh sehat, kuat dan cerdas, sebagai fondasi penting untuk melahirkan generasi emas yang siap bersaing di masa depan”, kata Bupati.

Selain pemenuhan gizi, tujuan lain dari MBG adalah memberdayakan ekonomi masyarakat. Karena itu, keberadaan Dapur ini juga hendaknya dapat memberdayakan masyarakat, baik dari segi tenaga kerja, UMKM maupun petani lokal, sehingga dapat menggerakkan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lembata.

“Mari kita dukung bersama-sama Program MBG ini supaya berjalan baik dan berkelanjutan. Mari kita jadikan Dapur MBG sebagai gerakan bersama, demi generasi yang lebih kuat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan”, tandasnya.

Sementara Wakil Bupati Lembata mengatakan kehadiran Negara sesuai konstitusi adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Kepuasan Masyarakat Capai 80,5 Persen, Gubernur NTT Tegaskan Program Pembangunan Harus Terukur dan Berdampak Bagi Kesejahteraan

“Dan aspek pemenuhan gizi menjadi satu hal yang sangat penting di samping variabel lainnya”, kata Wabup Lembata.

Ia juga memberikan apresiasi atas hadirnya dapur MBG 01 dan 02 Nubatukan yang semuanya di kelolah oleh putra putri terbaik kabupaten Lembata.

Wabup Lembata Muhammad Nasir juga berharap agar dengan hadirnya dapur MBG bekerja sesuai dengan standar pemenuhan gizi dan SOP yang ada yang pada akhirnya dapat menyajikan makan bergizi bagi anak-anak di kabupaten Lembata.

Penanggung jawab Dapur MBG 02 Longser Lembata Yohanes Vianey Burin dalam sambutannya mengatakan proses pembangunan dapur MBG 02 Nubatukan di bangun sejak bulan April 2025 Melawati berbagai dinamika.

“Puji Tuhan hari ini kita bisa launching dapur MBG 02 Nubatukan di hari Pahlawan. Kita berbangga karena para pahlawan yang berjuang hingga Indonesia merdeka sehingga hari ini ada makan bergizi gratis untuk anak-anak Indonesia”, ungkapnya.

Tim Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Provinsi NTT Awasi Harga dan Stok Pangan, Tegur Pedagang Jual Minyakita di Atas HET

Disampaikan, dapur MBG 02 Nubatukan mempekerjakan 50 karyawan dengan 3 orang dari Badan Gizi Nasional.

Menurutnya, dapur MBG 02 Nubatukan terus memberdayakan masyarakat petani lokal, sehingga dapat menggerakkan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lembata.

Keberadaan dapur ini untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Kita bermitra dengan para suplayer, para petani, nelayan dan peternak untuk mensupport dapur ini. Ia berharap agar pemerintah daerah dapat memberi kebijakan untuk mendapat daging dan buah dari luar Lembata.

“Untuk program Bupati dan Wabup Lembata nelayan tani ternak, cukup menggerakkan petani dan nelayan uangnya ada di dapur MBG. Dengan dapur MBG dapat mensukseskan program NTT”, tutupnya.***eb Slamaholot

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *