GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita
Beranda » Berita » Bupati Lembata Launching Perdana Ayam Pedaging di Desa Normal Omesuri

Bupati Lembata Launching Perdana Ayam Pedaging di Desa Normal Omesuri

KORANINFOKINI.COM, LEMBATA  – Desa Normal, Kecamatan Omesuri, menjadi saksi sejarah baru dengan dilaksanakannya launching perdana panen ayam pedaging yang dipimpin langsung oleh Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, Kamis 4 sept 2025.

Kehadiran Bupati disambut secara meriah melalui prosesi adat Desa Normal, sebagai bentuk penghormatan dan dukungan masyarakat atas program yang membuka babak baru penguatan ekonomi desa.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lembata didampingi oleh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Omesuri, Kepala Bank NTT Cabang Pembantu Balauring, Danramil Balauring, Kepala Desa Normal, para peternak, pengepul, serta awak media.

Desa Normal pada hari ini berhasil melakukan panen ayam pedaging sebanyak 600 ekor atau setara 1.200 kilogram, dengan nilai ekonomi mencapai Rp38 juta. Keberhasilan ini menjadi tonggak awal lahirnya Desa Normal sebagai desa pionir ayam pedaging di Kabupaten Lembata.

Dalam sambutannya, Bupati Kanisius menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh masyarakat, khususnya generasi muda Desa Normal yang menunjukkan semangat dan kerja keras dalam mengembangkan potensi peternakan.

Kapolres Belu Bagikan Perlengkapan Sekolah Hingga Coklat untuk Anak-anak SD Swasta Tuan Nurak

“Terima kasih untuk kerja keras masyarakat Desa Normal, terkhusus kaum muda. Ladang, sawah, dan kandang adalah masa depan yang menjanjikan. Solidaritas dan kolaborasi adalah kunci untuk menciptakan inovasi dan meningkatkan daya saing,” ujar Bupati.

Selain mendorong penguatan sektor peternakan, Bupati juga menekankan pentingnya menjaga budaya lokal, salah satunya melalui tenun ikat Lembata agar tidak ditinggalkan. Ia juga menyampaikan harapannya agar Desa Uyelewun dapat dikembangkan sebagai basis ekonomi hijau (green economy) yang ramah lingkungan.

Bupati turut menegaskan bahwa pengembangan ekonomi desa tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan penuh berbagai pihak. Ia menyoroti kerja sama antara Bank NTT dengan masyarakat sebagai bentuk penguatan ekonomi rakyat, serta perlunya dukungan BBM subsidi dari sektor perikanan untuk memudahkan aktivitas masyarakat.

“Mari bersama kita bangun Kabupaten Lembata dari desa ke kota,” pungkas Bupati Kanisius, memantik semangat baru masyarakat Omesuri untuk terus berinovasi.

Kepuasan Masyarakat Capai 80,5 Persen, Gubernur NTT Tegaskan Program Pembangunan Harus Terukur dan Berdampak Bagi Kesejahteraan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *