GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita
Beranda » Berita » Kapolres Lembata Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Kasat Samapta, dari AKP ke Kompol

Kapolres Lembata Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Kasat Samapta, dari AKP ke Kompol

KORANINFOKINI.COM, LEMBATA – Kepala Kepolisian Resort Lembata Polda NTT, AKBP Nanang Wahyudi, S.Psi.,M.Psi, Psikolog memimpin upacara kenaikan pangkat kasat Samapta AKP Dionisius Emanuel, SH ke Komisaris Polisi atau Kompol.

Acara kenaikan pangkat bertempat di aula polres Lembata pada Jumat 31 Oktober 2025. Pantauan media ini, turut hadir pada upacara kenaikan pangkat tersebut yakni para PJU polres Lembata beserta ibu-ibu Bhayangkari.

Kapolres Lembata AKBP Nanang Wahyudi, S.Psi.,M.Psi, Psikolog dalam amanatnya menegaskan bahwa pangkat yang diberikan ini merupakan hasil dari kinerjanya.

“Kenaikan pangkat pengabdian ini merupakan wujub perhatian serta penghargaan dari institusi polri kepada pak kasat samapta karena telah melaksanakan tugas dengan baik tanpa cacat pelanggaran,” tegas kapolres Nanang, orang nomor satu di Res Lembata ini.

“Pak kasat samapta memenuhi syarat untuk naik pangkat dari AKP ke Kompol. Kenaikan pangkat Ini hasil dari kinerja pak kasat samapta, ini juga menjadi role Model bagi anggota,” sambung kapolres Lembata lagi-lagi tegas.

Kapolres Belu Bagikan Perlengkapan Sekolah Hingga Coklat untuk Anak-anak SD Swasta Tuan Nurak

Dikatakan, kenaikan pangkat bukan merupakan hak anggota namun dimaknai dengan apresiasi, penghargaan dan dedikasi kinerja.

“Pangkat baru yang diraih tidak lepas dari upaya kerja keras, doa dan dukungan keluarga,” ucap kapolres Nanang.

Dengan adanya kenaikan pangkat ini, lanjut kapolres, hendaknya dapat memberikan perubahan, motivasi, pola pikir dan semangat untuk lebih berprestasi dalam meningkatkan kinerja menuju polri yang lebih profesional.

“Atas nama pribadi dan kesatuan, saya mengucapkan selamat kepada kompol Dionisius Emanuel yang telah mendapatkan anugerah kenaikan pangkat pengabdian, semoga menjadi amanah,” tutup kapolres Nanang.

 

Kepuasan Masyarakat Capai 80,5 Persen, Gubernur NTT Tegaskan Program Pembangunan Harus Terukur dan Berdampak Bagi Kesejahteraan

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *