GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita
Beranda » Berita » Polsek Tasbar Adakan Binluh Terkait Hilangnya Hewan Ternak di Wilayah Perbatasan Pospam Laktutus, ini himbauan Kapolsek Makxi

Polsek Tasbar Adakan Binluh Terkait Hilangnya Hewan Ternak di Wilayah Perbatasan Pospam Laktutus, ini himbauan Kapolsek Makxi

KORANINFOKINI.COM, ATAMBUA – Kepolisian sektor Tasifeto Barat polres Belu polda NTT mengadakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan terkait  kejadian hilangnya hewan ternak di wilayah Perbatasan Pospam Laktutus Polsek Tasbar.

Kegiatan binluh dan himbauan kamtibmas berlangsung di Dusun Fatubesi, Desa Fohoeka, Kec. Nanaet Duabesi, Jumat 19 September 2025.

Kapolres Belu melalui Kapolsek Tasbar Ipda Makxi D.I Ninu mengatakan hilangnya hewan ternak (sapi) terjadi di wilayah perbatasan antar Negara RI (Desa.Fohoeka, wilkum Pospam Laktutus Polsek Tasbar) dan RDTL (Distrik Fatumea).

Kepada masyarakat, kapolsek Makxi menghimbau agar selalu waspada terhadap hewan pemeliharaan di saat malam har

“Tingkatkan kewaspadaan terhadap ternak peliharaan,khususnya pada malam hari dan di lokasi yang jauh dari pemukiman,” imbau orang nomor satu di polsek Tasbar polres Belu.

Kapolres Belu Bagikan Perlengkapan Sekolah Hingga Coklat untuk Anak-anak SD Swasta Tuan Nurak

Ia juga meminta kepada masyarakat agar mengkandangkan hewan peliharaan.

“Kita minta masyarakat untuk mengkandangkan dan mengikat hewan agar aman. Kita juga berharap agar saudara/saudari tidak melepas ternak tanpa pengawasan,” harap Ipda Makxi.

“Kami juga mengingatkan kepada saudara/saudari selalu membangun komunikasi antar warga untuk saling menjaga dan melaporkan segera bila melihat orang atau kendaraan mencurigakan. Segera melaporkan ke Pos TNI, Pospam / Polsek Tasbar apabila terjadi kehilangan atau menemukan tanda-tanda tindak pencurian ternak. Jangan bertindak sendiri, percayakan penanganan kepada pihak TNI/Polri di Wilayah Perbatasan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Kapolsek Makxi juga menegaskan agar tetap menjaga sitkamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Desa Fohoeka.

“Kita juga menghimbau agar Peternak diperbatasan untuk Menjaga Ternak Peliharaan Mereka. Tetap jalin komunikasi dan koordinasi antara Pihak TNI / Polri, Pemerintah Desa dan masyarakat setempat untuk menjaga keamanan di wilayah Perbatasan. Polri menginginkan agar masyarakat selalu kompak dalam menjaga kedaulatan NKRI di wilayah Perbatasan,” tutupnya.

Kepuasan Masyarakat Capai 80,5 Persen, Gubernur NTT Tegaskan Program Pembangunan Harus Terukur dan Berdampak Bagi Kesejahteraan

Untuk diketahui, hasil yang dicapai meliputi :

1. Kades akan melaksanakan rapat bersama yang melibatkan aparat TNI /Polri untuk dibuatkan PerDes terkait hewan ternak.
2. Akan dibuatkan aturan terkait pelintas batas negara.
3. Masyarakat Sepakat untuk tetap menjaga sitkamtibmas yang kondusif di wilayah perbatasan.
4. TNI / Polri, Pemerintah Desa dan Masyarakat Berkomitmen untuk selalu berkolaborasi dalam menjaga keamanan dan kenyamanan serta kedaulatan NKRI di wiltas khususnya di wilayah Nanaet duabesi, Kab. Belu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *