KORANINFOKINI.COM, LEMBATA – Dalam rangka menyambut hari pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026, pemerintah daerah Lembata NTT menyelenggarakan beberapa kegiatan dan perlombaan.
Kordinator Panitia Suhartyn sekaligus sekretaris dinas pendidikan kabupaten Lembata saat ditemui Selasa 28 April 2026 menjelaskan, untuk mensukseskan hari ulang tahun pendidikan Nasional tahun 2026, ada beberapa kegiatan, perlombaan dan pertandingan yang dilaksanakan baik dari jenjang Paud, SD dan SMP.
“Untuk perlombaan dan pertandingan sudah dibuka pada tanggal 24, kegiatannya ada di 2 lokus di dalam kota kemarin sudah dilaksanakan yaitu lomba mewarnai jenjang PAUD dan untuk SD semuanya terpusat di desa Roma kecamatan Buyasuri,” jelasnya.
Sementara untuk pertandingan futsal tingkat SMP dari 9 kecamatan sudah dilakukan dan finalnya sudah dilaksanakan senin malam 27 April 2026.
“Sedangkan yang nanti akan dilakukan di Kedang, jenis perlombaan tarian dan paduan suara. Tarian dari SD dan SMP yang akan dilaksanakan pada tanggal 30 malam. Pada tanggal 1 itu, ada cerdas cermat untuk jenjang SD dan SMP. Ada juga lomba membaca nyaring untuk kelas rendah dan untuk SMP ditambah lagi dengan lomba pidato bahasa inggris,” katanya.
Terkait panitia, lanjutnya, dinas pendidikan membentuk 2 panitia, panitia kabupaten dan panitia lokal.
“Panitia lokal sudah mempersiapkan kelengkapan di sana, baik proses penerimaan, persiapan kelengkapan dan acara puncak di 2 mei. Untuk ke sana, kami akan berkumpul di sini minus 2 kecamatan, Buyasuri dan Omesuri. Sedangkan untuk 7 kecamatan yang lain kami akan berkumpul di sini pada tanggal 30 pagi, kami akan bergerak di jam 8 pagi menuju ke Kedang,” ucapnya.
Di sana, katanya, panitia lokal sudah menyediakan penyambutan secara adat di pintu masuk Atuwalupang.
“Kita akan disambut camat dan tokoh adat di sana. Setelah itu kita bergerak ke Wairiang bertepatan dengan pasar. Tujuan kami agar anak-anak bisa tau ibu kota kecamatan, karena nilai yang kita akan bawa ini adalah nilai edukasinya sehingga dari nilai intelktualnya, karakter dan sosial, ekonomi dia dapat,” ungkapnya.
“Kembali dari sana kita istirahat, dan malamnya kita akan pentas 2 jenis perlombaan yakni paduan suara dan tarian. Paginya rencana bakti bersama, karena kita sudah menginap di rumah-rumah warga, sehingga sebagai bentuk membangun hubungan sosial dengan masyarakat kita akan bakti di situ pada jumat pagi dan malamnya kita rencana renungan malam. Dan nanti apelnya di hari sabtunya, kita minta pak bupati juga untuk hadir bersama beberapa kepala OPD. Memang tidak semua kita bawa dari sini, peserta itu perwakilan dari setiap kecamatan Buya dan Ome saja dissaat apel 2 Mei,” tutupnya.


Komentar